PENERIMAAN CPNS DISESUAIKAN KEBUTUHAN

PENERIMAAN CPNS DISESUAIKAN KEBUTUHAN
Sabtu, 31 Mei 2014, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar ketika menghadiri sosialisasi reformasi birokrasi mengatakan, penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan disesuaikan dengan kebutuhan kabupaten dan kota termasuk provinsi. "Jadi setiap penerimaan calon pegawai negeri sipil harus disesuaikan dengan kebutuhan daerah," kata Menteri Azwar Abubakar usai menghadiri sosialisasi reformasi birokrasi di Palembang, Rabu. Ia mengatakan, untuk tahun ini pihaknya akan menerima calon pegawai negeri sipil sekitar 100.000 pegawai yang nantinya akan ditempatkan di kabupaten dan kota yang mengusulkan.

Menurut dia, dari jumlah tersebut 35.000 di antaranya untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) juga nantinya akan ditempatkan sesuai kebutuhan. Namun, ujar dia, mengenai jumlah setiap daerah pihaknya masih menunggu usulan dari pemerintah provinsi serta kabupaten dan kota. Sementara mengenai seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) sendiri, menurut dia, pihaknya akan memaksimalkan lagi sehingga penerimaannya benar-benar bebas dari KKN.

Pihaknya sedang menyiapkan seleksi penerimaan CPNS itu dengan melakukan kerja sama dalam pemeriksaan, namun dia tidak menyebutkan kerja sama tesebut. Yang jelas menerimaan CPNS tahun ini terutama dalam pengawasan akan dimaksimalkan sehingga akan memperoleh pegawai yang memiliki kenerja sesuai dengan kebutuhan.

Lebih lanjut dia mengatakan, nantinya setiap lembar jawaban akan memakai sistem Computer Assisted Test (CAT) untuk mempermudah pengawasan. Hal ini tidak lain supaya penerimaan CPNS nanti benar-benar bebas dari unsur KKN dan yang diterima juga sesuai dengan pesyaratan yang ditentukan.

"Mudah-mudahan pagawai yang diterima nanti sesuai dengan kreteria yang dibutuhkan sehingga nantinya lebih efesien," harapnya.


Berita ini akan memberi hawa yang segar karena dalam penerimaan seleksi CPNS 2014 akan dilaksanakan secara transparan tidak akan ada lagi KKN, semoga harapan ini menjadi patokan untuk menjadikan negara ini bebas dengan KKN.